Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Gg. Selamat No.8

Gambar
Terkadang aku heran kenapa ada orang-orang yang memiliki emosi begitu tidak stabilnya, mungkin benar bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Bukan hanya perihal Cinta ataupun benci, perihal memperlakukan dengan sangat baiknya namun berlebihan aku merasa itu bukanlah hal tepat untukmu.  Kamu selalu memperlakukan temanmu bahkan hingga ia tidak bisa mengungkapkan betapa mulianya hatimu, tapi aku heran di saat-saat tertentu kamu bahkan mencampakan mereka seperti kamu benar-benar tidak pernah mengenalinya, asing dan bukan siapa-siapa.  Adapula di suatu ketika bahkan kamu mencampuradukkan masalah pribadi dan "ketidakprofesionalan" sepertinya sebuah kata yang aku pilihkan untukmu.  Atau malah hanya karena hal sepele kamu memberikan diam emasmu hingga berminggu-minggu. Untunglah perkara hal semacam itu aku selaku yang telah mengenalmu bertahun lamanya cukup memahami.  Dan aku harap kamu tidak memeliharanya. Karena tidak semua orang bisa mengerti ...

👑

Gambar
Pahami aku yang hanya embun di ujung ilalang, Bermimpi menyejukkan jiwa di antara padang gersang, Memberi harapan pada mawar mekar yang pernah  tumbang, Dan berakhir dalam sajak tak terkenang

Mengajar Untuk Belajar

Gambar
69 adalah angka angkot yang aku tumpangi setiap paginya pukul 06:00 WIB, sekitar 45 menit sampai 60 menit aku baru sampai di tujuan,  SD Santo Michael Jl. Yos Sudarso Simpang Kantor, cukup butuh perjuangan untuk sampai ke tujuan tersebut,  betapa tidak aku harus bangun pagi-pagi sekali menyiapkan sarapan,  pakain,  membersihkan kos ku, bukan sok rajin hanya saja nanti sepulang dari sekolah tersebut malah pusing lihat keadaan kos berantakan ditambah tidak ada makanan. Hehe. Setiap paginya aku menunggu angkot sekitar 15 menit baru lewat tumpangan ku tersebu. Aku punya sedikit cerita yang ingin kubagi, yaa cerita seputar anak SD dan segala polemik di dalamnya. Mengajar di sekolah yang hanya selama 12 kali pertemuan tersebut cukup memberiku banyak pelajaran maupun pengalaman, pasalnya mengahadapi anak-anak dibutuhkan kesabaran yang super dahsyat, jikalau tidak bisa tuh kamu di polisikan atau malah kamu yang jadi kenapa kenapa seperti kejadian yang menimpa guru Budi,...

Adakah yang lebih berharga dari semangat ?

Gambar
Satu-satunya kekuatan super magic yang diberikan Allah kepada kita adalah semangat yang tiada hentinya. Tidak peduli apakah seseorang itu orang yang kaya, orang yang cantik atau tamvannya bercucuran, kecerdasan tiada duanya, atau hal apapun itu hal terhebat sekalipun, tidak ada yang lebih berharga dari "semangat". Banyak perubahan di dunia ini karena buah hasil panen dari semangat itu, kemerdekaan bangsa inipun hasil dari semangat pemudanya yang mengelora, rezim reformasi yang kita nikmati sekarang ini juga buah hasil dari semangat anak-anak muda, dari segala hal penemuan, kemajuan bangsa bahkan dunia ini sebagian besar juga karna semangat anak mudanya. Tapi sayangnya semangat di tengah- tengah kapitalisme sekarang ini,  hanyalah semangat musiman atau semangat hangat-hangat taik ayam. Semangat hangat-hangat taik ayam pun termasuk jenis semangat yang aku miliki,  seringkali hanya karena keingin besar aku seperti terhipnotis untuk langsung menikmati hasil melalui bay...

ANALISIS WACANA NORMAN FAIRCLOUGH DALAM BERITA “FREDRICH YUNADI: SAYA DIBUMIHANGUSKAN KPK”

ANALISIS WACANA NORMAN FAIRCLOUGH DALAM  BERITA “ FREDRICH YUNADI: SAYA DIBUMIHANGUSKAN KPK” DALAM SURAT KABAR HARIAN KOMPAS ENDANG FRANSISKA Sastra Cina/ Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Jl. Universitas No. 19 Kampus USU Medan-Sumut 20155 Email : endangfransiska01@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang teks, praktik wacana, dan praktik sosiokulutral wacana bertema “Frederich Yunadi:saya dibumihanguskan KPK” . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model analisis wacana kritis Norman Fairclough. Sumber data penelitian ini adalah teks berita yang berjudul “Frederich Yunadi:saya dibumihanguskan KPK” . Hasil penelitian didapat sebagai berikut: Unsur-unsur teks yang terdapat dalam wacana yang telah dianalisis mengemukakan tentang Frederich Yunadi yang mengkemukakan pendapatnya tentang pejuangan membela kliennya namun malah dijadikan tersangkai oleh KPK, ia kemudian mengatakan hal tersebut dapat dijadikan ...

ANALISIS WACANA TEUN A. VAN DIJK DALAM BERITA “CERAIKAN RIDWAN KAMIL, GOLKAR DIANGGAP AMBIL LANGKAH TEPAT” PADA SURAT KABAR HARIAN KOMPAS

 ANALISIS WACANA TEUN A. VAN DIJK  DALAM BERITA “ CERAIKAN RIDWAN KAMIL, GOLKAR DIANGGAP AMBIL LANGKAH TEPAT” PADA SURAT KABAR HARIAN KOMPAS ENDANG FRANSISKA Sastra Cina/ Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Jl. Universitas No. 19 Kampus Usu Medan-Sumut 20155 Email : endangfransiska01@gmail.com ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana kritis berita harian kompas yang berjudul “ ceraikan Ridwan Kamil, GOLKAR dianggap ambil langkah tepat” terbit pada 19/12/2017, 12:18 WIB. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk dengan menggunakan beberapa elemaen dasar penelitian yaitu secara terinci ada  tiga poin yang dibahas adalah (1) analisis struktur makro, (2) analisis super struktur, dan (3) analisis struktur mikro. Penilitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah data tertulis yang terdapa...