Tentang waktu apakah kita setakberdaya itu di hadapanya?Apakah kita akan termangu melihatnya berlalu, sambil menanti dan bertanya–tanya apa yang akan terjadi selanjutnya? Sebegitu lemahkah kita?
ANALISIS FEMINISME SASTRA PADA NOVEL “PEREMPUAN DI TITIK NOL” KARYA NAWAL EL SAADAWI (KAJIAN FEMINISME) A. P endahuluan Dalam kesusasteraan, banyak karya-karya perempuan yang telah dipublikasikan seiring dengan timbulnya tuntutan dari diri perempuan itu sendiri untuk dihargai kehadirannya dan dihormati hak-haknya di tengah-tengah masyarakat. Begitu juga dengan perlakuan yang diterima perempuan yang telah dirampas sebagian besar haknya dan diganti dengan kewajiban yang harus dituruti dan mesti dilaksanakannya, juga memberi saham yang tidak sedikit dalam pergerakan pembebasan dan emansipasi perempuan khususnya melalui karya sastra. Dalam kerangka ini, emansipasi berarti kemerdekaan. Kemerdekaan yang dimaksudkan adalah melepaskan diri dari kekuasaan untuk selanjutnya mempunyai kebebasan dalam bertindak, menentukan sikap dan tidak tergantung pada orang lain. Bagi masyarakat Arab, keberadaan perempuan di dalam keluarga memberi citr...
Dengan jalan mengendap-endap dini hari pukul 02:00 wib aku menuju dapur karena aku tau bapak ku baru saja pulang dari membeli durian untuk dijual disiang harinya, aku sangat menyukai durian jadi aku makan sendiri diam diam didalam dapur, kreeeak terbuka lah buah durian itu dan terlihat buahnya yang berwarna kuning keemas-emasan besar besar, dan harumnya super tanpa pikir panjang aku langsung menyantapnya,”Nyam-nyam...akhirnya setelah puas memakan durian aku kembali ke kamar untuk tidur lagi, Disiang harinya bapak ku merasa duriannya berkurang dan menanyakan , siapa yang memakan durian ini, durian ini kan mau dijual,kok berkurang terlihat bapakku dengan nada kecarian, dengan cengar cengir aku menjawab aku pak, owaalla ndok ndok bukannya apa apa itu durian kuburan yang kau makan, bukannya kamu gag doyan makan durian kuburan, Uweek uweeekk,,, langsung mau muntah aku mendengarnya, kebayangkan durian itu tumbuh di atas kuburan, akarnya menyerap yang ada di dalam kuburan itu alias may...
POLITIK IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DI MEDAN DAN MULTIKULTURALISME DALAM PENGUATAN RASA NASIONALSME ENDANG FRANSISKA Departemen SASTRA CINA Fakultas Ilmu budaya Universitas Sumatera Utara Medan, Jl. Universitas No. 19 Kampus Usu Medan-Sumut 20155 ,Email: endangfransiska01@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini menggambarkan politik identitas etnik Tionghoa di Medan dan multi- kulturalisme dalam penguatan rasa nasionalisme. Sebagai salah satu etnis yang terbesar,etnis tionghoa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan politik di Kota Medan. politik identitas menjelaskan bagaimana orang Tionghoa berpartisipasi dalam politik melalui identitas politik dan etnisitas untuk menggambarkan persatuan etnis serta bagaimana multikulturalisme berperan dalam penguatan rasa nasionalisme. penelitian ini menemukan ada tiga fenomena menarik yang terkait dengan identitas etnis Tionghoa di Medan. Pertama, identitas etnis Tionghoa di Kota Medan terus berubah; kedua, aktif berpartisipasi dalam kehidupa...
Komentar
Posting Komentar