Lelaki di Layar Kaca
Musim dingin di luar jendela juga dibanjiri kesedihan. Sosok perempuan protagonis yang dihinggapi mimpi-mimpi manis. Di balik layar kaca di bawah sinar matahari yang cerah tampak seorang lelaki begitu gemilang, sehingga dia tidak dapat langsung melihat langsung kepadanya. Segera ia terpikat, dan untuk sesaat ia merasa punya kebahagiaan. Namun tak lama, ia terbangun dari impian itu. Dia masih terus merindukan sekilas kebahagiaan itu, namun tidak bisa tidak, ia mesti menerima kenyataan itu, bahwa kebahagiaan itu sebagai sesuatu yang tidak akan pernah dicapainya. Mimpi itu terlalu indah, yang menjadikannya mersa lebih sedih dan lebih menyesal. Perempuan itu duduk di tengah jendela, melihat keluar ke sesuatu tempat yang tertuju ke arah kamera. Tetes air meluncur ke arah layar kaca handphone yang sedang ia genggam. Punggungnya bersandar di kursi, tatapannya tetap mengarah ke luar dan matanya mengesankan bahwa pikiranny...